Pengenalan Pohon

Semester ini saya mendapatkan matakuliah baru dan kebetulan saya tidak pernah mendapatkan ilmunya ketika saya kuliah. Alhasil saya harus benar-benar menguasai sebelum saya mengajar dikelas. Matakuliahnya sangat menarik penuh dengan logika saya sangat suka tapi cukup kewalahan mencari materi. Ok mari kita mulai..

Pohon adalah struktur data yang secara bentuk menyerupai pohon. Hanya saja berbeda dengan dunia nyata pohon tumbuh ke atas tapi di struktur dari pohonnya tumbuh ke bawah. Pohon terdiri dari serangkaian simpul (node) yang saling terhubung. Sebuah pohon merepresentasikan sebuah hirarki atau tingkatan. Contoh pohon:

  1. Pohon Struktur Organisasi

mdp

2. Daftar isi sebuah bukudaspro

Banyak istilah-istilah umum yang perlu anda ketahui:

p1

Gambar 3. Contoh Pohon

  1. Induk (Parent)
    Node yang berada di atas node lain secara langsung. Contoh dari Gambar 3, 1 merupakan parent dari 2, 3 dan 4. Contoh lain 4 merupakan parent dari 7, 8 dan 9.
  2. Anak (Child)
    Node anak adalah node yang merupakan cabang langsung dari sebuah node. Contoh 2 adalah anak dari 1.
  3. Akar (root)
    Akar adalah node yang tidak memiliki induk atau node yang paling tinggi. Jika dilihat pada Gambar 3, maka rootnya adalah 1.
  4. Daun (leaf)
    Daun adalah node yang tidak memiliki anak. Seperti : 5, 6, 3, 7, 8, dan 9.
  5. Simpul dalam (internal node)
    Simpul dalam adalah simpul yang memiliki anak minimal 1. Seperti node 1, 2 dan 4.
  6. Simpul luar (external node)
    Simpul luar adalah simpul yang paling luar atau sama saja dengan daun. Seperti: 5, 6,3,7, 8 dan 9.
  7. Level
    Level adalah tingkatan yang ditinjau dari posisi akar. akar memiliki level 0. Untuk contoh pohon dapat dilihat pada Gambar 4.
  8. Tinggi (Height)
    Ketinggian adalah level tertinggi dari suatu pohon di tambah dengan 1. Maka ketinggian pohon pada Gambar 4 adalah 4 (level tertinggi+1).

    picture1

    Gambar 4. Contoh Pohon 2

  9. Derajat
    Derajat adalah jumlah anak maksimal yang boleh dimiliki oleh node. Dari Gambar 4 node T memiliki anak terbanyak yaitu 3. Maka derajat dari pohon tersebut adalah 3.

Binary Tree

Pohon biner adalah jenis pohon yang memiliki ke khasan, yaitu jumlah anak setiap simpul maksimal dibatasi dua buah saja.

1. Node

Pada dasarnya pohon biner sama saja dengan list hanya saja koneksinya lebih dari 1. Biasanya node  tree terdiri dari 2 bagian, data dan koneksi. Pada pohon biner terdapat koneksinya adalah koneksi kiri (anak kiri) dan koneksi kanan (anak kanan).

node

   Gambar 1. Representasi Node

  • Data adalah nilai yang disimpan didalam node dan biasanya tipe datanya adalah tipe data primitif.
  • Sedangkan L adalah koneksi yang menghubungkan dengan Node sebelah kiri.
  • dan R adalah koneksi yang menghubungkan dengan Node sebelah kanan.

Ada juga Node yang memiliki 3 koneksi, yaitu kanan, kiri dan parent.

Picture1

Gambar 2. Node dengan 3 koneksi

Parent adalah koneksi yang menghubungkan Node dengan Node orang tuanya. Sehingga anaknya bisa mengetahui data orang tuanya. Berbeda dengan Gambar 1, hanya orang tua yang mengenali anak tetapi tidak sebaliknya.

2. Pohon

Sebuah pohon harus memiliki akar atau root. Root dari sebuah pohon tidak boleh lepas karena root adalah pangkal dari sebuah pohon. Jika kita mengetahui pangkal sebuah pohon maka otomatis kita bisa menngunjungi semua node pada pohon tersebut.

Jenis-Jenis Binary Tree

  1. Full Binary Tree
    Pohon biner yang semua nodenya (kecuali leaf) pasti memiliki 2 anak dan tiap subtree memiliki tinggi pohon yang sama.
    Picture2
  2. Complete Binary Tree
    Pohon biner yang mirip dengan full binary tree tetapi tiap subtree memiliki selisih ketinggian minimal 1. Contoh tinggi pohon kiri 2 dan pohon kanan 1. maka selisihnya adalah 1. Jika selisih 1 maka pohon di bawah ini dapat diseput pohon complete.
    Picture3
  3. Skewed Binary Tree
    Pohon biner yang semua nodenya hanya memiliki 1 anak dan pohonnya condong. Misal condongnya ke kiri maka semua node hanya memiliki anak kiri semua begitu juga sebaliknya.
    Picture4

 

Metode Pengurutan Gelembung

Pengurutan adalah proses mengatur sekumpulan obyek menurut urutan atau susunan tertentu. Urutan obyek tersebut dapat menaik (ascending) atau menurun (descending). Data yang telah terurut memiliki beberapa keuntungan. Selain mempercepat pencarian dari data yang terurut dapat langsung diketahui nilai maksimum dan nilai minimum. Untuk data numerik menurun nilai minum adalah elemen terakhir, dan nilai maksimum adalah elemen pertama.

Asal penamaan “Bubble Sort” diinspirasikan oleh gelembung sabun yang berada di permukaan air. Bubble short adalah metode sorting yang mudah di pahami,bila dibandingkan dengan metode sorting yang lainnya. Bubble sort mengurutkan data dengan cara membandingkan elemen sekarang dengan elemen berikutnya. Pengurutan ini seolah-olah menggeser satu persatu elemen dari kanan ke kiri. Ketika satu proses telah selesai, maka bubble sort akan mengulangi proses, demikian seterusnya. Kapan berhentinya? Bubble sort berhenti jika seluruh array telah diperiksa dan tidak ada pertukaran lagi yang bisa dilakukan, serta tercapai perurutan yang telah diinginkan.

Proses Bubble Sort
Umumunya proses pengurutan Bubble adalah pengurutan dari kanan ke kiri dimana bilangan yang terkecil ada di sebelah kiri dan bilangan terbesar adalah bilangan yang paling kanan. Setiap tahapnya selalu dimulai dari index yang paling kanan dan dibandingkan dengan sebelahnya, apakah dia lebih kecil? Jika iya maka tukarkan, jika tidak cek bilangan yang sebelumnya. Proses-proses dari Bubble sort:

1) Mulai dari elemen K= N, N-1, N-2….sampai K=2, bandingkan L[K] dengan
L[K-1]. Jika L[K]<L[K-1], maka tukarkan L[K] dengan L[K-1].
2) Mulai dari elemen K = N,N-1,…3, bandingkan L[K] dengan L[K-1]. JikaL[K]<L[K-1], tukarkan L[K] dengan L[K-1].
3) Mulai dari elemen K=N,N-1,…4. Bandingakan L[K] dengan L[K-1].Jika L[K]<L[K-1], tukarkan L[K] dengan L[K-1]. Pada akhir langkah 3, elemen L[3] berisi harga minimum ketiga, larik L[1…3] terurut, sedangkan L[4…N] belum terurut.
……..
4) Dan yang terakhir: N-1. Mulai dari elemen K=N, bandingkan L[K] dengan L[K-1]. Jika L[K]<L[K-1], tukarkan L[K] dengan L[K-1].

Contoh proses pengurutan dengan Bubble Sort:

Misal kita mempunyai sebuah array dengan nama L, dengan nilai masing-masing elemen sebagai berikut:
Index 1 2 3 4 5
Nilai 78 13 67 2 9

Hal pertama yang akan kita lakukan adalah menentukan nilai elemen yang pertama yang harus dibandingkan (K) karena pengurutan bubble memulai dari kanan ke kiri maka nilai K adalah index yang paling kanan yaitu 5.

Indek 1:

K=5:
Kita akan membandingkan L[5] dengan L[4], karena L[5]!<L[4] maka tidak terjadi pertukaran.
78 13 67 2 9

K=4:
Bandingkan L[4] denganL [3], karenaL[4]<L[3]. Maka tukarkan L[4] denganL[3].

78 13 2 67 9
78 13 67 2 9

K=3:
Bandingkan L[3] dengan L[2], karena L[3]<L[2], maka tukarkan L[3] dengan L[2].
78 2 13 67 9

78 13 2 67 9

K=2:
Bandingkan kembali L[2] dengan L[1], karena L[2]<L[1] maka tukarkan L[2] dengan L[1].
78 2 13 67 9
2 78 13 67 9


Karena K hanya sampai i+1 maka nilai K pada tahap ini hanya sampai K=2.
Dan hasil akhir dari tahapan ini adalah:
2 78 13 67 9

Indek 2:
K=5

Seperti indeks 1 kita akan membandingkan L[5] denganL[4]. Kerena L[5]<L[4] maka L[5] ditukarkan dengan L[4].
2 78 13 67 9
2 78 13 9 67


K=4
Selanjutnya kita bandingkan lagi L[4] dengan [3].Karena L[4]<L[3] maka tukarkan nilai L[4] dengan nilai L[3].
2 78 13 9 67
2 78 9 13 67


K=3:
Bandingkan kembali L[3] dengan L[2], karena L[3]<L[2] maka tukarkan L[3] dengan L[2].
2 9 78 13 67
2 78 9 13 67

Tahap 4

2 9 78 13 67

K=5:
Bandingkan L[5] dengan L[4], karena L[5]!<L[4] maka tidak terjadi pertukaran.
2 9 78 13 67

K=4:
Bandingkan kembali L[4] dengan L[3], karena L[4]<L[3] maka tukarkan L[4] dengan L[3].
2 9 78 13 67
2 9 13 78 67

Hasil dari tahap ini adalah:
2 9 13 78 67

Indeks 4

K=5
Pada indeks 4 ini kita hanya bisa membandingkan L[5] dengan L[4]. Karena L[5]<L[4] maka tukarkan L[5] dengan L[4].
2 9 13 67 78

2 9 13 78 67

Hasil pengurutan adalah:
2 9 13 67 78

Kesimpulan
Pengurutan Bubble Sort merupakan pengurutan yang tidak efisien, karena membutuhkan operasi pertukaran pada setiap langkah. Sehingga jika ukuran larik yang besar, pengurutan dengan metode ini membutuhkan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan metode pengurutan yang lain sehingga tidak direkomendasikan untuk dipakai, anmun metode ini cukup sederhana untuk dipahami.
procedure UrutGelembung(input/output L: Larik; input N : integer)
Deklarasi:
I : integer {pencacah untuk jumlah langkah}
K : integer {pencacah untuk pengapungan pada setiap langkah}
Temp : integer {peubah bantu untuk pertukaran}
Algoritma
for I ← 1 to N-1 do
for K ← N downto I+1 do
if L[K] < L[K-1] then {pertukarkan L[K] dengan L[K-1]}
Temp ← L[K]
L[K] ← L[K-1]
L[K-1] ← Temp
endif
endfor
endfor

Memangil Daftar Kontak di Windows Phone

Yah, seiring berkembangnya zaman kontak yang kita miliki semakin banyak dan semakin lengkap jika dibandingkan kontak yang lama. Dulu informasi kontak yang kita simpan di dalam handphone kita hanya bisa menyimpan satu nomor untuk satu nama. Sehingga jika ada teman yang memiliki nomor yang banyak maka kita akan menyimpan namanya berkali-kali. Sekarang untuk menghubungi teman kita terkadang kita tidak butuh nomor telpon tetapi kita menghubungi lewat email dan account jejaring sosial lainnya. untuk menyimpan informasi email dan jejaring sosial terkadang menyebabkan kontak di smartphone kita penuh padahal ketika kita ingin menelponny kita tidak memiliki nomornya.

Terus apa hubungannya dengan postingan ini?? Yah akibatnya jika kita membuat aplikasi yang memiliki fitur SMS akan mengakibatkan aplikasi kita error karena jika kita memilih kontka yang tidak memiliki nomor hp maka aplikasi kita akan error. Maka dari itu postingan ini akan membahas bagaimana kita bisa membuat fitur sms dan kita bisa memilih kontak dari kontak yang sudah pasti memiliki nomor hp.

Fitur SMS sebenarnya di Windows Phone di kenal dengan Louncher and Chooser Sending SMS dan get Kontak. Sebelum kita menambah fitur sms lebih baik kita buat terlebih dahulu halaman kita untuk mengetik sms dan di lengkapi oleh tombol untuk memilih kontak tujuan SMS dan langsung memangil halaman SMS. Setelah kita ketik send maka kita cukup tambahkan di halaman kontak untuk menampilkan kontak kita yang memiliki nomor kontak saja.

Untuk mendapatkan kontak yang ada di dalam device kita. Pertama tama kita buka WMAppManifest.xml yang terdapat di bagian Properties pada solution explorer dan pastikan semua bagian ini sudah di ceklist di dalam Capabilities. dan tambahkan

using Microsoft.Phone.Tasks;
using Microsoft.Phone.UserData;

Setelah di tambahan sekarang cukup tambahkan kode di bawah ini di halaman kontak yang telah di buat.

 

protected override void OnNavigatedTo(NavigationEventArgs e)
        {
            if (NavigationContext != null && NavigationContext.QueryString.TryGetValue("param", out param))
            {
                PhoneNumberChooserTask _phoneNumberChooser = new PhoneNumberChooserTask();
                _phoneNumberChooser.Completed += _phoneNumberChooser_Completed;
                _phoneNumberChooser.Show();
            }
            else
                NavigationService.GoBack();
        }

 

Untuk menampilkan kontak yang memiliki nomor handphone saja maka kita perlu memfilter kontak. untuk memfilternya kita harus mengecek semua nomor telpon semua kontak.

        void cons_SearchCompleted(object sender, ContactsSearchEventArgs e)
        {
           List<Contact> People = new List<Contact>() ;
           foreach (Contact con in e.Results){
                if(con.PhoneNumbers.FirstOrDefault()!=null)
                    People.Add(con);
           }
           ContactResultsData.ItemsSource =People;
        }

Jika kita sudah bisa menampilkan semua kontak yang memiliki nomor telpon saja sekarang bagaimana menangkap aksi jika salah satu kontak sudah di pilih.

        void _phoneNumberChooser_Completed(object sender, PhoneNumberResult e){
            SmsComposeTask _sms = new SmsComposeTask();
            if (e.PhoneNumber != null)
            {
                _sms.To = e.PhoneNumber.ToString();
                _sms.Body = param; _sms.Show();
            }
            else {
                NavigationService.GoBack();
            }
        }
    }

Yah semoga bisa membantu teman-teman sekalian..

Happy Coding.. 🙂

 

 

Membuat aplikasi Windows Phone Tanpa Baris Program

Akhirnya bisa menulis lagi…

Beberapa minggu yang lalu laptop saya rusak dan jadinya semua pekerjaan saya jadi terhambat termasuk membuat program. Sebenarnya di kantor saya ada computer tetapi karena Visual Studio 2013 membutuhkan spek computer yang cukup tinggi maka computer saya juga tidak bisa digunakan. Akhirnya saya sibuk dengan mbah google mencari bacaan-bacaan mengenai pemrograman Windows Phone. Ada sebuah artikel yang menarik yaitu membahas tentang compiler berbasis web yaitu Application Studio. Ternyata disini kita tinggal memilihi template dari aplikasi yang ingin kita gunakan dan kita cukup memilih tampilan yang ingin kita gunakan dan hanya mengubah isi dari halaman yang kita buat.

Syaratnya juga cukup gampang apalagi jika sudah memiliki accunt di windows phone developer cukup signin saja. Setelah kita sign in maka akan muncul halaman seperti gambar di bawah ini

 APW 14

Setelah masuk pilih tab Start New dan akan muncul halaman

APW 13

Silahkan pilih template yang sesuai dengan aplikasi yang sudah anda inginkan. Kali ini saya memilih Template Katalog dan pilih button create. Di bawah ini adalah tampilan default dari template Katalog. Terdapat 5 buah section, ini bisa anda hapus , tambah dan bisa juga anda hanya memodifikasi kontennya saja.

APW 12

Pada Text box App Title kita harus mengisi judul dari aplikasi yang akan kita buat. Setelah menentukan judul skr kita akan menentukan kira-kira section 1 apa yang akan kita isi. Untuk mengedit isinya cukup pilih edit pada section yang diinginkan.

APW11Di halaman ini kita cukup meneganti judul dari sectionnya dan mengubah setting Pages jika diinginkan dan untuk mengubah isi halaman cukup pilih Data tetapi ingat jika berpindah halaman anda akan selalu ditanyai apakah perubahan yang anda lakukan akan disimpan atau tidak. Untuk Data kita hanya perlu menulis text yang akan ditampilkan dan menambahkan gambar cukup kita Copy Paste.

Untuk section ke dua saya menggunakan Advanced section Collection.

Tahap 1. kita cukup menulis nama Collectionnya.

Tahap 2. Pilih Data configurasi, static resources kita hanya perlu menanamkan data di program sedangkan untuk dynamic data akan disimpan di cloud sehingga jika ada perubahan kita tidak perlu mengubah project cukup mengubah data di cloud.

Tahap 3. Pilih Create new agar kita bisa memilih tipe dari kolom yang akan kita buat. Pada tahap 3, kita cukup menulis nama kolom dan tipe data dari kolom tersebut bisa berupa text, gambar email atau nomor telpon dna lainnya. Silahkan tambahkan jumlah kolom sesuai kebutuhan.

Tahap 4. Setelah menentukan kolom data silahkan pilih Confirm.

APW10

Sekarang anda cukup memilih bentuk tampilannya dan memilih menu Data untuk mengisi Data dari koleksi anda. Setelah mengisi data, jangan lupa setting Page Bindingnya, silahkan pilih urutan kemunculan data. Kita bisa menyembunyikan beberapa data dan kita juga bisa menampilkan beberapa data.

Pada Advanced Section ada juga Menu, dan untuk pengaturannya sama dengan Collection.
Selamat Mencoba… J

 

 

Menampilkan Context Menu dengan Hold

Dari pengalaman saya biasanya jika ingin menampilkan menu cukup menampilkan menu di bagian atas aplikasi untuk aplikasi berbasis Dekstop. Tetapi jika berbasis mobile? Yah seperti yang kita ketahui layar mobile cukup sempit jadi kita harus bisa memanfaatkan sebaik mungkin layar mobile kita. Pada awalnya saya berpikir untuk membuat aplikasi yang memiliki sebuah database dimana ada fitur menampilkan data dan jika data tersebut di hold maka akan muncuk menu pilihan mau menghapus atau mau meng-update?. Saya binggung ini fitur apa ya namanya? Setelah saya cari akhirnya dapat juga dan ternyata namanya adalah Context Menu.

Bagaimana membuatnya? Tahapannya cukup gampang, pertama silahkan instal Windows phone Toolkit terlebih dahulu pada project anda. Caranya cukup pilih Tools –> NuGet Package Manager–>Manage Packages for Solution maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

CaptureSetelah Instal, yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah meng-copy kode di bawah ini di halaman MainPage.xaml bagian atas.

 xmlns:toolkit="clr-namespace:Microsoft.Phone.Controls;assembly=Microsoft.Phone.Controls.Toolkit"

Kemudian, copy kode di bawah ini detelah deklarasi Tools yang ingin anda tambahkan tetapi deklrasinya belum ditutup misal pada pendekralasian Button maka kode di bawah ini berada sebelum </Button>.

<toolkit:ContextMenuService.ContextMenu>
                    <toolkit:ContextMenu IsZoomEnabled="True" x:Name="ContextMenu" >
                        <toolkit:MenuItem Header="Add"  />
                        <toolkit:MenuItem Header="Update" />
                        <toolkit:MenuItem Header="Delete" />
                    </toolkit:ContextMenu>
</toolkit:ContextMenuService.ContextMenu>

Selesai.. jika program anda jalankan dan anda hold pada tools yang anda tambahkan Menu Item maka nanti akan muncul menu Item yang sudah kita buat yaitu Add, Update dan Delete seperti gambar di bawah ini. Ini bisa anda ubah dengan menambah menu baru atau mengubah menu yang ada atau bisa juga mengurangi menu sesuai kebutuhan anda.

wp_ss_20140402_0002

Dan jika anda ingin menambahkan event untuk setiap Menu Itemnya silahkan modifikasi pada tahapan ke 3 dengan menambahkan Click=”Nama_Method” atau jika mau lebih jelas silahkan perhatiakn code di bawah ini.

<toolkit:ContextMenuService.ContextMenu>
                    <toolkit:ContextMenu IsZoomEnabled="True" x:Name="ContextMenu" >
                        <toolkit:MenuItem Header="Add" Click="Opstion_Click" />
                        <toolkit:MenuItem Header="Update" Click="Opstion_Click"/>
                        <toolkit:MenuItem Header="Delete" Click="Opstion_Click"/>
                    </toolkit:ContextMenu>
</toolkit:ContextMenuService.ContextMenu>

Sekarang tinggal menambahkan method event-nya pada mainpage.xaml.cs

private void Opstion_Click(object sender, RoutedEventArgs e){
            MenuItem menuItem = (MenuItem)sender;
            MessageBox.Show(menuItem.Header.ToString());
}

Selamat Mencoba.. 🙂

 

 

 

[WP8 + SQLite] Delete Data From SQLite In Windows Phone

Sebelumnya saya pernah memposting menggenai SQLite juga tetapi baru tentang menginput data. Sekarang saya akan membahas bagaimana menghapus data dari SQLite. Project yang saya gunakan pada postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya. Saya hanya melakukan penambahan fitur long press selected item pada listbox yang sudah pernah saya berikan.

Pada sadarnya untuk menghapus data di SQLite cukup gampang hanya membutuhkan SQL untuk mendeletenya saja. hanya saja sebelum membuat SQL kita perlu pendeklarasian SQL comment terlebih dahulu, carannya adalah dengan :

SQLiteCommand sqlComm = new SQLiteCommand(dbConn);

Setelah memiliki SQL comment sekarang anda bisa menyiapkan sintak SQL yang ingin dieksekusi dan disimpan dalam SQL comment, cara seperti di bawah ini:

 sqlComm.CommandText = "delete from task where nama = '" + Budi+ "'";

SQL diatas adalah untuk mendelete data yang dimiliki budi, ini bisa dimanipulasi dengan menganti kriterianya seperti SQL biasa. atau bisa disesuaikan dengan ini dari textbox seperti ini.

sqlComm.CommandText = "delete from task where nama = '" + textBox1.text+ "'";

Jika sudah siap SQLnya dan sudah disimpan dalam SQL comment sekarang saatnya untuk mengeksekusi SQL comment. Berikut caranya.

sqlComm.ExecuteQuery<Task>();

Penjelasan diatas adalah dasar dari cara menghapus data di SQLite, untuk implementasi penghapusannya mungkin banyak ide yang muncul dan berbeda-beda untuk setiap individu. Untuk implementasinya saya akan menambahkan fitur hapus jika ada item list yang di tekan lama (hold) maka akan ada konfirmasi penghapusan data. Cara menambahkan even hold cukup menambahkan even pada list seperti gambar di bawah ini.

delete

Sedangkan di mainpage.xml.csnya saya tambahkan kode di bawah ini yang merupakan hasil modipikasi code sebelumnya yang kita bahas.

private string potong(int urutan, string isiList) {
            string temp =string.Empty;int i=0;
            foreach (var t in isiList.ToCharArray()) {
                if (i == urutan && !t.Equals(':')) 
                    temp += t;
                else if (t.Equals(':')) 
                    i++;
            }
            return temp;
        }
        private void DataList() {
            List<Task> retrievedTasks = dbConn.Table<Task>().ToList<Task>();
            DaftarTlp.Items.Clear();
            foreach (var t in retrievedTasks)
            {
                DaftarTlp.Items.Add(t);
            }
            TBTlp.Text = string.Empty;
            TBNama.Text = string.Empty;
        }
        private void DaftarTlp_Hold(object sender, System.Windows.Input.GestureEventArgs e)
        {
            if (DaftarTlp.SelectedIndex >=0)
            {
                MessageBoxResult result=MessageBox.Show("Delete","Are you sure ?",MessageBoxButton.OKCancel);
                if (result==MessageBoxResult.OK) {
                    Task task = new Task();
                    SQLiteCommand sqlComm = new SQLiteCommand(dbConn);
                    sqlComm.CommandText = "delete from task where nama = '" + potong(1,DaftarTlp.SelectedItem.ToString()) + "'";
                    sqlComm.ExecuteQuery<Task>();
                    DataList();
                }
            }
        }

Jika item list kita hold maka akan muncul message box yang berfungsi mengkonfirmasi apakah kita benar-benar mau menghapus data item yang kita pilih. Jika user memilih iya maka data akan terhapus. Kurang lebih itu ide dari saya, jika anda memiliki ide yang berbeda silahkan dimodifikasi sesuai kebutuhan anda tetapi pada dasarnya penghapusan itu sama.. Selamat mencoba.. 🙂

[WP8 + SQLite] Insert Data With SQLite In Windows Phone

Kali ini saya akan membahas mengenai pembuatan database di Windows Phone. Sebelumnya saya pernah memperkenalkan XML, XML pada dasarnya berbeda sekali dengan sql yang biasa kita gunakan di pemrograman desktop sehingga banyak orang yang sudah biasa dengan sql merasakan kesulitan menggunakan XML. Di Windows phone SQL juga bisa digunakan melalui RDBM SQLite. Sebelum kita membuat aplikasi sederhana yang terhubung dengan database kita terlebih dahulu harus memastikan beberapa hal, diantaranya:

1. Menginstal SQLite Windows Phone

Caranya cukup pilih Tools -> Extentions and Update dan kemudian pilih tab Online dan kemudian pilih SQLite Windows Phone dan kemudian Download. Setelah didownload maka secara otomatis akan meminta restart Visual Studio anda.

2. Langkah kedua adalah menginstal Packages sqlite_net dan sqlite_net_wp8.Caranya adalah dengan memilih Tools -> Nuget Package Manager -> Manage Nuget Package for Solution. Kemudian pilih sqlite_net kemudian instal, lakukan kembali langkah dua untuk package sqlite_net_wp8

3. Menambahkan references SQLite Windows Phone dengan cara klik kanan References->Existing Item->Windows Phone pilih SQLite windows Phone.

4. Mendowload file disini https://github.com/peterhuene/sqlite-net-wp8. Setelah download silahkan di extrak dan klik kanan pada project dan pilih Add->exsiting item->cari tempat anda meng-extract file tadi dan pilih sqlite.vcxproj. File ini berfungsi sebagai penghubung antara SQLite for Windows Phone SDK dan sqlite-net NuGet package.

http://khatrishashank.files.wordpress.com/2013/12/downloadwrapper.png

5. Klik kanan pada Solution Project anda dan pilih Configuration Manager dan pilih ARM.

http://khatrishashank.files.wordpress.com/2013/12/confchange.png

Sekarang kita baru bisa mendesain aplikasi kita, kali ini saya akan membuat aplikasi untuk menampilkan buku telpon. Berikut tampilan aplikasi yang saya buat:

1

Isi dari file xml MainPage.xml adalah berikut:
<Grid x:Name="LayoutRoot" Background="Transparent">
        <Grid.RowDefinitions>
            <RowDefinition Height="Auto"/>
            <RowDefinition Height="*"/>
        </Grid.RowDefinitions>

        <!--TitlePanel contains the name of the application and page title-->
        <StackPanel x:Name="TitlePanel" Grid.Row="0" Margin="12,17,0,28">
            <TextBlock Text="MY APPLICATION" Style="{StaticResource PhoneTextNormalStyle}" Margin="12,0"/>
            <TextBlock Text="page name" Margin="9,-7,0,0" Style="{StaticResource PhoneTextTitle1Style}"/>
        </StackPanel>

        <!--ContentPanel - place additional content here-->
        <Grid x:Name="ContentPanel" Grid.Row="1" Margin="12,0,12,0">
            <TextBox x:Name="TBNama" HorizontalAlignment="Left" Height="72" Margin="188,22,0,0" TextWrapping="Wrap" VerticalAlignment="Top" Width="222"/>
            <TextBlock HorizontalAlignment="Left" Margin="54,47,0,0" TextWrapping="Wrap" Text="Nama" VerticalAlignment="Top"/>
            <TextBox x:Name="TBTlp" HorizontalAlignment="Left" Height="72" Margin="188,92,0,0" TextWrapping="Wrap" VerticalAlignment="Top" Width="222"/>
            <TextBlock x:Name="No_Telpon" HorizontalAlignment="Left" Margin="54,117,0,0" TextWrapping="Wrap" Text="No Telpon" VerticalAlignment="Top"/>
            <Button x:Name="BtnAdd" Content="Add" HorizontalAlignment="Left" Margin="317,169,0,0" VerticalAlignment="Top" Click="BtnAdd_Click"/>
            <ListBox Name="DaftarTlp" Margin="24,280,-24,0"></ListBox>
        </Grid>
        
    </Grid>

Setelah tampilan saatnya kita akan mulai mengubah isi dari MainPage.xml.cs, pertama kita harus membuat sebuah kelas yang berfungsi sebagai kelas enabler kolom database dengan pemprograman.

public sealed class Task
 {
     /// <summary>
     /// You can create an integer primary key and let the SQLite control it.
     /// </summary>
     [PrimaryKey, AutoIncrement]
     public int Id { get; set; }
     public string Nama { get; set; }
     public string Tlp { get; set; }
     public override string ToString(){
         return Id + ": " + Nama + " " + Tlp;
     }
 }

Letak koding diatas adalah di bawah kelas MainPage.xml.cs. Kemudian kita akan membuat sebuah perintah untuk menentukan nama database dan juga membuat konektor yang berada sebelum konstruktor MainPage().

public static string DB_PATH = Path.Combine(Path.Combine(ApplicationData.Current.LocalFolder.Path, "DBBukuTelpon.sqlite")); 
private SQLiteConnection dbConn;

Kemudian kita akan membuat event dari Tombol BtnAdd

 private void BtnAdd_Click(object sender, RoutedEventArgs e)
        {
            Task task=new Task(){
                Nama=TBNama.Text,
                Tlp=TBTlp.Text
            };
            dbConn.Insert(task);
            List<Task> retrievedTasks = dbConn.Table<Task>().ToList<Task>();
            DaftarTlp.Items.Clear();
            foreach (var t in retrievedTasks)
            {
                DaftarTlp.Items.Add(t);
            }
            TBTlp.Text = string.Empty;
            TBNama.Text = string.Empty;
        }

Jika Tombol BtnAdd diklik data yang diinput pada textboxt Nama, dan No Telpon akan disimpan ke dalam atribut Task dan akan diinsert ke tabel task. Setelah disimpan dalam tabel saatnya sekarang membaca isi dari tabel yang terbaru agar kita bisa memeriksa apakah data yang baru kita masukan sudah ada dalam tabel atau belum. Caranya adalah dengan menampilan semua data pada tabel ke dalam ListBox Daftar Telpon.

Tambahkan juga perintah di bawah ini di bawah konstruktor MainPage()

protected override void OnNavigatedTo(NavigationEventArgs e)
        {
            /// Create the database connection.
            dbConn = new SQLiteConnection(DB_PATH);
            /// Create the table Task, if it doesn't exist.
            dbConn.CreateTable<Task>();
            /// Retrieve the task list from the database.
            List<Task> retrievedTasks = dbConn.Table<Task>().ToList<Task>();
            /// Clear the list box that will show all the tasks.
            DaftarTlp.Items.Clear();
            foreach (var t in retrievedTasks)
            {
                DaftarTlp.Items.Add(t);
            }
        }

        protected override void OnNavigatedFrom(NavigationEventArgs e)
        {
            if (dbConn != null)
            {
                /// Close the database connection.
                dbConn.Close();
            }
        }

Jika sudah sampai pada tahap ini berarti maka program anda sudah selesai. Project ini hanya bisa menginput data saja sedangkan untuk penghapusan akan saya bahas pada project selanjutnya. See You.. 🙂

Pemrosesan Kata dengan List (Word Processing with List)

Sebenarnya ini adalah tugas besar yang pernah saya berikan kepada mahasiswa saya. Karena batas pengumpulan sudah lama lewat maka rasanya tidak apa-apa jika saya publish solusinya.

Pada dasarnya kali ini saya akan membahas bagaimana membuat pemrosesan text di C++. Yang di maksud dengan  pemrosesan disini adalah menghitung banyak kata dari paragraf yang kita input dan menghitung ada berapa banyak sebuah kata muncul dalam satu paragraf. Binggung?? Baiklah saya berikan contoh :

Misal ada sebuah paragraf :

Pada hari minggu saya bersama keluarga akan berlibur ke sebuah pulau di kepualan Riau. 
Saya sudah menyiapkan semua kebutuhan sebelum kami pergi.

Dari paragraf di atas dapat kita hitung :

Jumlah kata : 22 kata
Pada : 1            hari : 1        minggu : 1        saya : 2

dan seterusnya akan dihitung untuk semua kata.

Saya rasa setelah melihat contoh diatas sudah lebih jelas gambaran aplikasi yang akan di banggun. Bahasa yang saya gunakan disini adalah bahasa C++, karena ini menggunakan Linked List. Kalau menggunakan bahasa pemrogram berorientasi objek tentu akan lebih mudah. Baiklah sebelum membuat aplikasi ini ada baiknya kita list terlebih dahulu apa yang harus dilakukan.
1. Tentu pertama adalah bagaimana kita bisa menginput sebuah paragraf di C++.
2. Kita salin semua paragraf ke dalam sebuah list.
3. Dari kalimat yang telah diinput, buang semua tanda baca.
4. Setelah dibuang semua tanda baca sekarang kita potong semua elemen list per kata simpan kedalam nested list dan hilangkan tanda spasi.
5. Menghitung kemunculan semua kata.
6. Tampilkan Jumlah semua kata dan masing-masing total.

Tahapan diatas memang terlalu berbelit, tapi kita harus menginggat kembali bahwa ini ditujukan untuk mahasiswa yang baru menggenal Senarai dan Struktur Data.

Baiklah mari kita mulai :
Langkah 1. Langkap pertama adalah input paragraf, pada dasarnya ini sanggat sederhana yaitu cukup membuat kode program yang bisa menerima inputan string.

string Tempparagraf;
cout<<"Input Paragraf :\n";getline(cin,Tempparagraf);

Langkah 2.
Kita sudah bisa menginput sebuah string yang berfungsi menampung paragraf kita. Sekarang saatnya untuk memotong string menjadi sekumpulan karakter. Sekaligus kita akan membuang semua tanda baca yang di masukkan kecuali spasi. Oh iya hampir lupa, angka juga akan dihapus karena kita hanya menghitung kemunculan suatu kata. Sebelum kita potong string menjadi sekumpulan karakter, kita sebaiknya menyiapkan sebuah list yang terlebih dahulu.

#define info(P) P->info
#define next(P) P->next
#define first(L) (L).first
typedef struct tElement *address;
typedef struct tElement{
    char info;
    address next;
}element;

typedef struct{
    address first;
}List;

Setalah list sudah siap sekarang kita salin isi string TempParagraf ke dalam list.

void CreateList(List *L){
    first(*L)=NULL;
}
address alokasi(char x){
    address P;
    P=(address)malloc(sizeof(element));
    if(P!=NULL){
        info(P)=x;
        next(P)=NULL;
    }
    return P;
}
void insertFirst(List *L, address Temp){
    Temp->next=first(*L);
    first(*L)=Temp;
}
void insertAfter(List *L,address prec, address x){
    x->next=prec->next;
    prec->next=x;
}
int IsEmpty(List L){
    if(first(L)==NULL)
        return 0;
    else
        return 1;
}
void insert(List *L, char x){
    address Temp;
    Temp=alokasi(x);
    if(IsEmpty(*L)==NULL)
        insertFirst(&(*L),Temp);
    else{
        address last=first(*L);
        while (last->next!=NULL){
            last=last->next;
        }
        insertAfter(&(*L),last,Temp);
    }
}

Sedangkan di void main kita cukup menulis :

List C;    
CreateList(&C);
address T=first(C);
for(int i=0; i<Tempparagraf.size(); i++){
        insert(&C,Tempparagraf[i]);
}
Tampil(C);

Jika telah kalian jalankan hasil dari potongan program ini adalah kita sudah berhasil menyalin semua huruf ke dalam sebuah list.

Langkah 3.

Setelah disalin sekarang saatnya kita menghapus tanda baca dan bilangan yang ada di dalam list. Untuk menghapus elemen list kita harus memiliki method untuk menghapus elemen baik elemen pertama, elemen di tenggah atau elemen yang terkahir. Tetapi untuk kasus masalah ini kita hanya membutuhkan delete after karena dalam bahasa indonesia yang benar tidak boleh ada tanda baca di awal paragraf. Untuk itu berikut kode untuk menghapus elemen list after adalah.

void DeleteAfter(address prev){
    address del=prev->next;
    prev->next=del->next;
    del->next=NULL;
}

Setelah method delete after sekarang saatnya membuat method untuk menghapus tanda baca.

void DeleteTandaBaca(List *L){
    if(first(*L)!=NULL){
        address temp=first(*L)->next;
        address prev=first(*L);
        do{
            if((temp->info<65 || temp->info>93 )&&( temp->info<97 || temp->info>125)&& (temp->info!=32)){
                prev->next=temp->next;
                temp->next=NULL;
                temp=NULL;
                temp=prev->next;
            }
            else{
                prev=temp;
                temp=temp->next;
            }
        }while(temp->next!=NULL);
        if((temp->info<65 || temp->info>93 )&&( temp->info<97 || temp->info>125)&& (temp->info!=32)){
                prev->next=temp->next;
                temp->next=NULL;
                temp=NULL;
                temp=prev->next;
        }
    }
}

Langkah 4.
Setelah dibuang semua tanda baca sekarang kita potong semua elemen list per kata simpan kedalam list dalam list dan hilangkan tanda spasi. untuk itu kita harus memiliki tipe data baru yaitu list dalam list.

typedef struct LList{
    List Info;
    LList *next;
};

LList *LinkList;

Pada dasarnya list dalam list adalah list biasa tetapi info dari list tersebut adalah sebuah. Binggung kan?? Kira-kira begitulah silahkan diperluas maknanya.. Nah sekarang bagaimana menyalin list yang sudah kita buat ke dalam list dalam list. Logikanya satu elemen list dalam list (yang saya beri nama Linklist) adalah sejumlah elemen dari list C. Contoh : isi list C :

S a y a p e r g i

Sekarang bagaimana menyalinnya kedalam Linklist menjadi seperti ini :

Dari gambar diatas pemotongan kata dilakukan jika kita menemukan spasi. Brikut cara memotong semua listnya.

void Salin(List L){
    LinkList=NULL;
    List temp;
    first(temp)=NULL;
    address elemenL=first(L);
    LList *LastLinkedList=new LList;
    LastLinkedList=NULL;
    LastLinkedList=LinkList;
    do{
        if(elemenL->info!=32)
            insert(&temp,elemenL->info);
        if(elemenL->info==32 ||elemenL->next->next==NULL){
            if(elemenL->next->next==NULL)
                insert(&temp,elemenL->next->info);
            LList *NewLList= new LList;
            NewLList->Info=temp;
            NewLList->next=NULL;
            first(temp)=NULL;
            Tampil(NewLList->Info);
            if(LastLinkedList==NULL){
                LinkList=NewLList;
                LinkList->next=NULL;
                LastLinkedList=LinkList;
            }else {
                NewLList->next=LastLinkedList->next;
                LastLinkedList->next=NewLList;
                LastLinkedList=LastLinkedList->next;
            }
        }
        elemenL=elemenL->next;
    }while(elemenL->next!=NULL);
}

Langkah 5 dan 6.

Menghitung kemunculan semua kata. untuk menghitung kemunculan kata tentu kita membutuhkan method untuk membandingkan 2 buah kata, apakah dua kata tersebut sama atau tidak. Berikut adalah method untuk pembandingan

int Kompare(List A, List B){
    address a=first(A);
    address b=first(B);
    int k=1;
    do{
        if(a->info!=b->info){
            k=0;
        }
        //cout<<"\na : "<<a->info<<" b:"<<b->info;
        a=a->next;b=b->next;
    }while(k!=0 && a->next!=NULL);
    return k;
}

Sesudah dibandingkan sekarang kita hitung kemunculan setiap kata dan sudah langsung menampilkan hasil dari perhitungan setiap kata.

void Hitung(){
    List A,B;
    first(A)=NULL;first(B)=NULL;
    LList *Temp=new LList;
    cout<<"\nCek:\n";
    CetakLL();
    LList *Temp2=new LList;
    Temp2=LinkList;
    do{
        cout<<"\nkata: ";
        Tampil(Temp2->Info);
        Temp=Temp2;
        A=Temp2->Info;
        int hasil=1;
        do{
            B=Temp->next->Info;
            int t=Kompare(A,B);
            hasil+=t;
            if(t==1){
                LList *Delete=NULL;
                Delete=Temp->next;
                Temp->next=Delete->next;
                Delete->next=NULL;
            }else
                Temp=Temp->next;
        }while(Temp->next!=NULL);
        Temp2=Temp2->next;
        cout<<"Hasil :"<<hasil;
        if(Temp2->next==NULL){
            Tampil(Temp2->Info);
            cout<<"Hasil :"<<1;
        }
    }while(Temp2->next!=NULL);
}

Selesai…
Semoga bisa menjadi bahan untuk anda yang sedang mendalami tentang list dan yang sedang belajar tentang struktur data. Semoga membantu.. 🙂

Pencarian dengan Algoritma Binary Search

Pencarian bagidua atau pencarian biner adalah metode pencarian yang diterapkan pada sekumpulan data yang sudah terurut (terurut menaik atau terurut menurun). Data yang terurut syarat mutlak penerapan algoritma ini. Salah satu keuntungan data terurut adalah memudahkan pencarian, dalam hal ini pencarian bagidua.

Misalkan indeks kiri adalah Ia dan indeks kanan adalah Ib. Kondisi awal Ia=1 dan Ib = N.
Langkah 1. Bagi dua elemen larik pada elemen tengah. Elemen tengah adalah elemen dengan indeks k = (Ia+Ib) div 2
(elemen tengah , L[k], membagi larik menjadi dua bagian, yaitu bagian kiri L[Ia..k-1] dan bagian kanan L[K+1..Ib])

Langkah 2. Periksa apakah L[k] = X.
Jika L[k] = X, pencarian dihentikan sebab X sudah ditemukan. Tetapi, jika L[k] ≠ X, harus ditentukan apakah pencarian akan dilakukan di larik bagian kiri atau di bagian kanan. Jika L[k] < X, maka pencarian dilakukan pada bagian kiri. Sebaliknya, jika L[k] > X, pencarian dilakukan pada larik bagian kanan.
Langkah 3. Ulangi langkah 1 sampai X ditemukan atau Ia > Ib (ukuran larik sudah nol).

Procedure Bagidua(input L: Larik, input N:integer, input X: integer, output IX:integer)
Algoritma
Ia <-N
Ib <-1
ketemu <-false
while (not ketemu) and (Ib > Ia) do
k <-(Ia + Ib) div 2
if (L[k] = X) then
ketemu= true
else
if (L[k] > X) then
Ia <-k
else
Ib <-k+1
endif
endif
endwhile
If (ketemu = true) then
IX <-k
else
IX <-0
endif

Contoh :
Diketehui sebuah senarai belum terurut dan bilangan yang akan dicari adalah 2 :

2 35 7 4 6 1 9 4 23 25

Penyelesaian :

1. Urutkan terlebih dahulu semua bilangan, boleh terurut menaik atau terurut menurun. Kali ini saya akan menggunakan terurut menaik sehingga diperoleh array sebagai berikut dan kemudian saya tambah dengan keterangan urutan di baris bawah.

Nilai 1 2 4 4 6 7 9 23 25 35
Indeks 1 (Ib) 2 3 4 5 6 7 8 9 10 (Ia)

2. Tentukan Indek atas (Ia) dan indek bawah (Ib). Ia adalah nilai indek terbesar dari array yaitu 10. Sedangkan Ib indek terkecik dari array yaitu 1. dan kita tetapkan bahwa saat ini ketemu=tidak ketemu.
3. Cek apakah saat ini ketemu != ketemu dan Ib < dari Ia? Jika iya maka buka elemen ke-k, dimana k adalah Ia+Ib/2 = 10+1/2= 5 (Biasanya pembulatan kebawah).
4. Sekarang periksa elemen ke-5 apakah sama dengan 2 (bilangan yang dicari)? Ternyata bukan, elemen ke-5 adalah 6.
5. Karena bukan maka periksa apakah nilai elemen ke-5 > dari 2?? Jika iya maka nilai Ia akan diubah menjadi k atau sama saja dengan Ia=k=5. Sehingga area yang dicari menjadi lebih sempit.

Nilai 1 2 4 4 6
Indeks 1 (Ib) 2 3 4 5 (Ia)

6. Cek apakah saat ini ketemu != ketemu dan Ib < dari Ia? Jika iya maka buka elemen ke-k, dimana k adalah Ia+Ib/2 = 1+5/2= 3.
7. periksa elemen ke-3 apakah sama dengan 2 (bilangan yang dicari)? Ternyata bukan, elemen ke-3 adalah 4.
8. Karena bukan maka periksa apakah nilai elemen ke-3 > dari 2?? Jika iya maka nilai Ia akan diubah menjadi  k atau sama saja dengan Ia=k=3.

Nilai 1 2 4
Indeks 1 (Ib) 2 3 (Ib)

9. Cek apakah saat ini ketemu != ketemu dan Ib < dari Ia? Jika iya maka buka elemen ke-k, dimana k adalah Ia+Ib/2 = 1+3/2= 2.
10. periksa elemen ke-2 apakah sama dengan 2 (bilangan yang dicari)? Ternyata benar. Jika benar ketemu =ketemu.
11. Cek apakah saat ini ketemu != ketemu dan Ib < dari Ia? tidak! ketemu=ketemu maka perlulangan berhenti.

Jika dilihat kembali dengan binary search elemen yang diperiksa hanya elemen ke 5, 3 dan 2. dengan tiga langkah elemen yang dicari langsung ketemu.

%d bloggers like this: