[ C# Windows10 ] About MVVM

Salah satu pattern yang digunakan dalam pengembangan aplikasi di Visual Studio 2015 adalah MVVM (Model View ViewModel).  Jika anda sudah akrab dengan konsep MVC, maka MVVM cukup mirip dengan MVC tetapi keduanya tetaplah pattern yang berbeda. Dalam MVC dan MVVM sama-sama mengenal “M” sebagai model dan “V” sebagai View dimana model adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan data dan rule2 dalam data tersebut. Sedangkan View adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan tampilan/user interface aplikasi anda. Pada MVC antara model dan view akan dihubungkan oleh “C” yaitu Controller dimana melalui controller inilah user akan melakukan permintaan/request (controller menjadi pintu awal) dan controller akan mengatur model apa yang akan dipanggil, fungsi apa yang akan dijalankan, hingga tampilan mana yang akan ditampilkan kepada user. Sedangkan pada MVVM model dan view akan dihubungkan melalui ViewModel tetapi pintu awal tetap terletak pada View. Pada MVVM ketika user membuat suatu permintaan/request maka yang pertama akan terbuka adalah View dimana View akan mengambil data yang ada pada model melalui perantara ViewModel yang telah menentukan data2 model mana saja yang akan ditampilkan beserta event2 yang akan dijalankan. Ilustrasi alur MVVM dapat dilihat pada gambar berikut :

Untuk memudahkan dalam memahami MVVM, berikut adalah contoh code C# pada Windows10 dengan MVVM. Pertama-tama buatlah sebuah model dengan nama “SoccerClub.cs” misal. Masukkan kode berikut :

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Text;
using System.Threading.Tasks;

namespace App1.Model
{
   public class SoccerClub
   {
      public string Name;
      public string Description;
   }
}

Code di atas mendefinisikan data “SoccerClub” yang berisi “Name” dan “Description”.

Saya akan membuat tampilan yang akan menampilkan Daftar dari nama2 SoccerClub beserta descriptionnya pada halaman saya. Dimana ketika di klik di salah satu item, maka sebuah textblock akan menulis keterangan item apa yang anda klik. Berikut tampilan akhir yang akan muncul pada aplikasi :

Capture

Sebelum membuat tampilan diatas dengan menggunakan ListView, pertama yang perlu kita buat adalah ViewModel. ViewModel yang dibuat harus memiliki data yang memuat data daftar SoccerClub dan sebuah event yang menjalankan sebuah proses ketika user melakukan klik pada setiap item. Buatlah sebuah class dengan nama “ExampleList.cs”, masukkan kode berikut :

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Text;
using System.Threading.Tasks;
using System.Windows;
using System.Collections.ObjectModel;
using System.ComponentModel;
using Windows.UI.Xaml.Controls;
using App1.Model;

namespace App1.ViewModels
{
   public class ExampleList : INotifyPropertyChanged
   {
        public event PropertyChangedEventHandler PropertyChanged;
        //mengeset apabila ada variabel yang berubah, secara otomatis akan merubah pada view
        protected void NotifyPropertyChanged(String info)
        {
            if (PropertyChanged != null)
            {
                PropertyChanged(this, new PropertyChangedEventArgs(info));
            }
        }

        public string JustText = "Hai"; //variabel ini digunakan untuk text yang tampil pada           //bagian atas listview, untuk menampilkan keterangan
        //variabel ini digunakan untuk menyimpan daftar SoccerClub
        private ObservableCollection<SoccerClub> _listData = new ObservableCollection<SoccerClub>()
        {
             new SoccerClub { Name = "Barcelona", Description="Spain" },
             new SoccerClub { Name = "Real Madrid", Description="Spain" },
             new SoccerClub { Name = "Liverpool", Description="England" },
             new SoccerClub { Name = "Bayern Munich", Description="Germany" },
             new SoccerClub { Name = "A.C. Milan", Description="Italy" },
         };
         
         //mengembalikan nilai _listData
         public ObservableCollection<SoccerClub> ListData
         {
             get{ return _listData; }
         }
         
         // event ketika melakukan klik pada list
         public void ListData_ItemClick(object sender, ItemClickEventArgs e)
         {
            this.JustText = "You Click On " + (e.ClickedItem as Example).Name;
            NotifyPropertyChanged("JustText");
         }
    }
}

Kode diatas adalah kode pada ViewModel. Kode tersebut lah yang akan digunakan halaman View untuk menampilkan data apa saja yang akan ditampilkan. Sekarang pada halaman view anda, pada file xaml klik kanan pilih “View Code”. Masukkan code berikut pada class view anda :

public sealed partial class PageName : Page
 {
        //mendefinisikan ViewModel yang telah dibuat sebelumnya
        public ExampleList MyData;
        public PageName()
        {
            this.InitializeComponent();
            MyData = new ExampleList();
        }
 }

Kemudian pada code xaml anda, masukkan code berikut :

<Page
 x:Class="App1.Control.PageName"
 xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
 xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
 xmlns:local="using:App1.Model"
 xmlns:viewmodel="using:App1.ViewModels"
 xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
 xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
 mc:Ignorable="d"
 >

  <UserControl.Resources>
    <DataTemplate x:Key="NavLinkItemTemplate" x:DataType="local:SoccerClub">
      <StackPanel Orientation="Horizontal" Margin="2,0,0,0" Background="#FFEEEEEE">
         <TextBlock Text="{x:Bind Name}" VerticalAlignment="Center"/>
         <TextBlock Text="{x:Bind Description}" Margin="24,0,0,0" FlowDirection="RightToLeft"/>
      </StackPanel>
   </DataTemplate>
 </UserControl.Resources>

  <Grid x:Name="LayoutRoot" Height="638">
     <Grid.RowDefinitions>
        <RowDefinition Height="Auto"/>
        <RowDefinition Height="*"/>
        <RowDefinition Height="Auto"/>
     </Grid.RowDefinitions>
     <TextBlock Text="{x:Bind MyData.JustText, Mode=OneWay}" x:Name="PaneHeader" Margin="60,12,0,0" Style="{StaticResource BaseTextBlockStyle}"/>
     <ListView x:Name="NavLinksList" Margin="0,12,0,0" SelectionMode="None" Grid.Row="1" VerticalAlignment="Stretch" 
 ItemClick="{x:Bind MyData.ListData_ItemClick}" IsItemClickEnabled="True" 
 ItemsSource="{x:Bind MyData.ListData}" ItemTemplate="{StaticResource NavLinkItemTemplate}">
         <ListView.ItemContainerStyle>
             <Style TargetType="ListViewItem">
                 <Setter Property="HorizontalContentAlignment" Value="Stretch" />
             </Style>
         </ListView.ItemContainerStyle>
     </ListView>
   </Grid>
</Page>

Perlu diketahui, pada MVVM anda dapat menghubungkan sebuah control (misal textBlock, checkbox, dll) langsung ke sebuah variabel yang ada pada class view tersebut. Setelah control tersebut sudah terhubung, maka ketika variabelnya berubah secara otomatis nilai pada control tersebut juga berubah. Misal anda menghubungkan textBlock A dengan variabel nilai1. Ketika anda merubah isian nilai1, maka nilai textBlock A juga ikut berubah. Untuk menghubungkan antara sebuah control pada sebuah nilai, anda dapat menggunakan x:Bind pada windows10. Pada code view di atas, anda dapat melihat saya menghubungkan beberapa control untuk terhubung ke variabel yang ada pada classnya yaitu variabel “MyData”. Selain itu anda juga dapat memanggil even yang ada pada variabel MyData dari view anda.

Setelah membuat tampilan diatas dan menghubungkan beberapa control ke variabel yang sudah ditentukan, silahkan jalankan aplikasi anda. Selesai.. happy coding..

Advertisements

[ C# Windows10 ] Use SplitView With ListView

Untuk mempermudah pengelolaan menu pada SplitView, kita dapat menggunakan control ListView. Menyambung postingan sebelumnya di https://sabitlabscode.wordpress.com/2015/10/27/c-windows10-how-to-use-splitview-control/, berikut adalah contoh code implementasi SplitView dengan menggunakan ListView.

  • Masukkan kode berikut pada MainPage.xaml anda
<Page
   x:Class="App1.MainPage"
   xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
   xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
   xmlns:local="using:App1"
   xmlns:d="http://schemas.microsoft.com/expression/blend/2008"
   xmlns:mc="http://schemas.openxmlformats.org/markup-compatibility/2006"
   mc:Ignorable="d">
 
 <!--menyimpan resource template-->
 <Page.Resources>
    <DataTemplate x:Key="NavLinkItemTemplate" x:DataType="local:NavLink">
       <StackPanel Orientation="Horizontal" Margin="2,0,0,0">
          <TextBlock FontFamily="Segoe MDL2 Assets" Text="{x:Bind Symbol}" VerticalAlignment=          "Center"/>
          <TextBlock Text="{x:Bind Label}" Margin="24,0,0,0" VerticalAlignment="Center"/>
       </StackPanel>
     </DataTemplate>
  </Page.Resources>

  <SplitView x:Name="FormSplitView" DisplayMode="CompactOverlay">
     <SplitView.Pane>
        <Grid>
           <Grid.RowDefinitions>
              <RowDefinition Height="Auto"/>
              <RowDefinition Height="*"/>
              <RowDefinition Height="Auto"/>
           </Grid.RowDefinitions>
           <Button x:Name="HamburgerButton" FontFamily="Segoe MDL2 Assets" Content=""
           Width="50" Height="50" Background="Transparent" Click="HamburgerButton_Click"/>
           <TextBlock Text="MY APPS" x:Name="PaneHeader" Margin="60,12,0,0" Style="{StaticRes           ource BaseTextBlockStyle}"/>
          <!-- kode listview -->
          <ListView x:Name="NavLinksList" Margin="0,12,0,0" SelectionMode="None" Grid.Row="1"          VerticalAlignment="Stretch" ItemClick="NavLinksList_ItemClick" IsItemClickEnabled="          True" ItemsSource="{x:Bind NavLinks}" ItemTemplate="{StaticResource NavLinkItemTemp          late}"/>
       </Grid>
    </SplitView.Pane>

    <Grid>
        <Grid.RowDefinitions>
           <RowDefinition Height="Auto"/>
           <RowDefinition Height="*"/>
        </Grid.RowDefinitions>
        <TextBlock Text="SPLITVIEW CONTENT" Margin="12,12,0,0" Style="{StaticResource BaseTex         tBlockStyle}"/>
        <TextBlock x:Name="content" Grid.Row="1" Margin="12,12,0,0" Style="{StaticResource Bo         dyTextBlockStyle}" />
    </Grid>
  </SplitView>
</Page>
  • Pada MainPage code, masukkan kode berikut :
public sealed partial class MainPage : Page
 {
    public SamplePage(Frame frame)
    {
       this.InitializeComponent();
       this.FormSplitView.Content = frame;
    }

    // definisi variabel daftar-daftar menu pada SplitView, 
    // Page1 dan Page2 adalah blank page yang telah dibuat pada postingan sebelumnya
    private ObservableCollection<NavLink> _navLinks = new ObservableCollection<NavLink>()
    {
       new NavLink() { Label = "List", Symbol = "" , Navigationpage=typeof(Page1) },
       new NavLink() { Label = "Alert", Symbol = "" , Navigationpage=typeof(Page1) },
       new NavLink() { Label = "Feedback", Symbol = "" , Navigationpage=typeof(Page2) },
    };

   public ObservableCollection<NavLink> NavLinks
   {
       get { return _navLinks; }
   }

   private void HamburgerButton_Click(object sender, RoutedEventArgs args)
   {
       FormSplitView.IsPaneOpen = !FormSplitView.IsPaneOpen;
   }

   //fungsi ketika melakukan klik pada menu
   private void NavLinksList_ItemClick(object sender, ItemClickEventArgs e)
   {
      if (FormSplitView.Content != null)
         ((Frame)FormSplitView.Content).Navigate((e.ClickedItem as NavLink).Navigationpage);
   }
 }

 //model menampilkan listview pada SplitView
 public class NavLink
 {
     public string Label { get; set; }
     public string Symbol { get; set; }
     public Type Navigationpage { get; set; }
 }

Silahkan jalankan program anda, tampilan aplikasi anda akan seperti berikut :

Capture3

Selesai, happy coding..

Application Bar in Windows Phone 8

Wah tidak terasa sudah lama tidak posting.

Kali ini saya akan mempublis tentang membuat Application Bar di Windows Phone 8. Pada dasarnya Application Bar adalah standar button yang sering digunakan pada pemrogaman mobile. Application Bar adalah tempat kumpulan dari tombol-tombol dimana tombol tersebut bisa berupa tulisan atau icon. Di bawah ini adalah contoh dari application bar yang memiliki tombol yang berupa icon.

Image

Kita akan membuat application bar yang bisa digunakan pada semua halaman project. Tahap pertama, Kita harus mendesain application barnya terlebih dahulu. Code yang program yang akan ditambahkan berada di file App.xaml tepatnya diantara Application.Resources seperti coding dibawah ini.

   <Application.Resources>
        <!--Tambah Kode Disini-->
            <local:LocalizedStrings xmlns:local="clr-namespace:Beker" x:Key="LocalizedStrings"/>
    </Application.Resources>

Sedangkan code yang akan ditambahkan adalah sebagai berikut. Tetapi sebelumnya silahkan siapkan icon yang akan digunakan anda bisa mendownload disini.

            <shell:ApplicationBar x:Name="globalApplicationBar"
                              IsMenuEnabled="True" Opacity="0.7" >
            <shell:ApplicationBarIconButton Text="Add"  IconUri="add.png"/>
            <shell:ApplicationBarIconButton Text="Delete"  IconUri="delete.png"/>
            </shell:ApplicationBar>

Setelah ditambahkan code diatas tentu belum mengubah tampilan halaman aplikasi kalian. Sekarang bagaimana menampilkan application bar di halaman yang kita inginkan. Silahkan pilih halaman yang ingin ditambahkan application bar. Tambahkan code

ApplicationBar="{StaticResource globalApplicationBar}"

setelah code

shell:SystemTray.IsVisible="True"

Bagaimana? Sudah adakan application barnya… Masih ada yang kurang, tombol yang kalian buat ternyata belum ada eventnya. Maka silahkan tambahkan eventnya di setiap tombol. Di App.xaml silahkan tambahkan

Click="ApplicationBarAdd_Click"

di desain tombol Add dan

Click="ApplicationBarDelete_Click"

di desain tombol Delete.

dan selanjutnya ke App.xaml.cs untuk membuat method kliknya. Misal jika tombol Add di klik akan menampilkan message box “Tombol Tambah”.

public void ApplicationBarAdd_Click(object sender, EventArgs e){
            MessageBox.Show("Tombol Tambah");
        }

Selesai.. Semoga bermanfaat.. 🙂

 

 

 

%d bloggers like this: